Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau masyarakat untuk disiplin saat melewati perlintasan sebidang kereta. Imbauan ini diberikan usai kereta feeder Whoosh menabrak minibus jenis Reza ; Iya taka pa (Reza tersenyum memandang Laras) Clara : Hei, jangan terus tersenyum. Sini biar aku bershkan. Reza : Baiklah. ( Aku dan Reza berlalu kebelakang untuk membersihkan baju Reza ) Clara : Diamlah, biar aku bersihkan. Kamu dari dulu selalu saja merepotkanku. Reza : Hahaha, ini bukan salahku. Jeung poma mun jaga hidep jadi pamingpin, sing nyaah ka rahayat nu can jadi pagawe nagara. Karunya, gawe sarua ari kasajahteraanna mah beda. SORA TAMPA KATINGGALAN : Heup, Bagenda Ali! Ulah ngabahas wae kasahjeteraan. Sapanjang nyawa masih cicing dina kurungan mah, ulah surut pangharepan. Naskah drama adalah teks yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku yang dipentaskan. Naskah drama sangat penting sebagai panduan dari pentas drama yang akan dibuat. Struktur Drama. Secara umum, teks drama memiliki tiga bagian struktur, yaitu prolog, dialog dan epilog. Yuk, kita bahas satu per satu! 1. Prolog Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s. Portal Kudus - Simak inilah naskah drama Bahasa Jawa 9 orang singkat, contoh naskah teks Cerita Rakyat untuk tugas sekolah. Bagi kalian yang bingung dan mencari contoh teks naskah drama singkat 9 orang, simak artikel ini hingga selesai. Artikel ini akan menyajikan naskah drama Bahasa Jawa 9 orang singkat guna menjadi panduan agar membantu belajar kalian. Baca Juga BARU! Contoh Kalimat SUGGESTION dalam Bahasa Inggris Beserta Responnya dan Artinya Lengkap Full Pembahasan Nah langsung saja simak berikut ini selengkapnya tentang naskah drama Bahasa Jawa 9 orang singakat. DAFTAR NAMA PEMAIN Jaka Ngiyub Nawang Tahun Nawang Wulan Nawang Minggu Nawang Dina Nawang Jam Nawang Menit Nawang Detik Genter LOGAT BAHASA Dalam drama “Jaka Ngiyub” logat bahasa yang digunakan adalah logat bahasa sehari-hari. Disini ada beberapa logat bahasa yang digunakan antara lain Baca Juga DONGENG SANGKURIANG Bahasa Sunda Singkat, Naskah Contoh Teks Ringkasan Dongeng Sangkuriang untuk Tugas Sekolah 1. Nawang Tahun logat yang digunakan dalam dialognya adalah bahasa gaul dan centil. drama 5 orang image Rin apa ya tema naskah drama cerita rakyat 5 orang yang pas ??ato ada link dialognya..?kasihtw ta! please!pemainny 2 cwok 3 cwek Answer maaf, saya hanya bisa memberi linknya saja, silahkan Anda mencari dan memilihnya sendiri, ada ketemu yang Anda butuhkan ada yang punya ga drama singkat utk 5 orang,,? Henry gan2 yg punya drama singkat untuk 5 orang,,yang teridiri dari 3 laki2 dan 2 perempuan.???tolong ya,, 3 hari lagi nech,, tugas di kumpul.... Answer cari di google dulu.. Naskah drama, masuk gan ? ayifahmi_P Gan ada yg punya naskah drama ?*5 orang [1 cwo 4 cwe]*sederhana [pakaian,latar]*tema=> pendidikan, religy Islam, humorthanks be4 Answer ..Coaba dibikin sendiri , pasti nggak pernah dicoba tidak akan bisa... Powered by Yahoo! Answers 79% found this document useful 28 votes80K views5 pagesDescriptionDRAMA 9 Orang Putri Kaca MayangCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?79% found this document useful 28 votes80K views5 pages9 Orang Putri Kaca MayangJump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang - Kami akan sampaikan disini Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang lengkap sekali sehingga anda bisa mendapatkan Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang dini selengkapnya dan tentunya ini akan bisa menjadi Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang untuk pertunjukan anda dan tentunya Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang ini akan bisa menjadi salah satu prestasi anda disaat anda melakukan Drama dengan teman-teman anda dipentas. Ini adalah salah satu Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang terbaik yang bisa kami posting dan bisa menjadi pelajaran yang sangat berguna sekali karena Cerita Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang ini sangat menyentuh hati, kocak dan sangat menyenangkan sekali saat dipentaskan dengan teman-teman nantinya. Untuk itu dapatkan Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang ini disini yang kami berikan lengkap sehingga bisa menjadi pertunjukan yang sangat bagus sekali, dan anda akan mendapatkan nilai bagus untuk Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang ini, lengkap sekali Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang ini dan pastinya kamu semua akan puas dengan Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang tersebut, dan untuk untuk itu langsung dapatkan Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang dibawah ini yang sobat semua. Cerita Rakyat 5 Orang Keong Emas Alkisah, di daerah Jawa Timur tersebutlah seorang raja bernama Kertamarta yang bertahta di Kerajaan Daha. Ia mempunyai dua orang putri yang cantik jelita. Yang sulung bernama Dewi Galuh Ajeng, sedangkan yang bungsu bernama Candra Kirana. Berita tentang kecantikan kedua kakak-beradik tersebut tersebar hingga ke berbagai negeri. Suatu hari, datanglah seorang putra mahkota yang gagah dan tampan bernama Raden Inu Kertapati dari Kerajaan Kahuripan untuk meminang salah seorang dari mereka. Kedatangan pangeran tampan itu disambut baik oleh Raja Kertamarta bersama permaisuri dan kedua putrinya. Saat melihat ketampanan Raden Inu Kertapati, Putri Galuh Ajeng langsung jatuh hati. Ia berharap lamaran putra mahkota Kerajaan Kahuripan itu ditujukan kepadanya. Namun, ternyata Raden Inu Kertapati lebih memilih Putri Candra Kirana. Raja dan permaisuri pun menyetujuinya dan segera menunangkan mereka. Adegan 1 Putri Galuh Haaahhh!! Aku kesal! Kesaaal! Kesaaal! Kenapa Raden Inu Kertapati lebih memilih Candra Kirana? Padahal, aku kan yang lebih cantik daripada Candra Kirana. Kenapa juga ayahanda menyetujui Raden Inu Kertapati memilih Candra Kirana. Padahal.... aku yang lebih tua daripada Candra Kirana. Yang lebih menyakitkan lagi, mereka akan segera ditunangkan. Mestinya aku yang lebih pantas bertunangan dengan Raden Inu Kertapati. Pokoknya aku tidak rela Candra Kirana bertunangan dengan Raden Inu Kertapati. Aku harus menyingkirkan Candra Kirana dari istana ini. Bagaimanapun caranya Raden Inu Kertapati harus menikah denganku! Narator Suatu hari, secara diam-diam Putri Galuh pergi ke rumah seorang nenek sihir untuk mencelakai adiknya Adegan 2 Putri Galuh Permisi Nek. Nenek Sihir Ada apa tuan putri berkenan datang ke gubug hamba? Putri Galuh Maukah nenek membantuku? Nenek Sihir Apa yang bisa saya bantu untuk tuan putri? Putri Galuh Kamu sihir Putri Candra Kirana menjadi seekor keong! Setelah itu buanglah dia ke laut! Nenek Sihir Ampun, Tuan Putri! Ada apa gerangan dengan Tuan Putri Candra Kirana? Bukankah dia adik kandung Tuan Putri sendiri? Putri Galuh Dia itu adik yang tidak tahu diri. Ia telah merebut Raden Inu Kertapati dariku. Sudahlah Nek. tidak usah banyak tanya! Laksanakan saja perintahku! Nenek Sihir Tapi, bagaimana caranya, Tuan Putri? Bukankah Putri Candra Kirana jarang keluar istana? Jika aku menyihirnya di istana, pasti akan ketahuan Baginda Raja Putri Galuh Benar juga katamu, Nek! Ayahanda pasti curiga jika mengetahui hal ini. Ya sudah, kalau begitu aku cari akal supaya Candra Kirana bisa keluar dari istana. Narator Akhirnya, Putri Galuh pun memfitnah adiknya sehingga diusir dari istana. Ketika Putri Candra Kirana berjalan menyusuri pantai, tiba-tiba ia dikejutkan dengan suara tawa nenek-nenek yang sangat menyeramkan. Adegan 3 Nenek Sihir Iiii...hi... hi... hi...!!! Candra Kirana Iiiihhh suara apa itu? Seperti suara nenek-nenek. Tapi di sekelilingku seperti tidak ada seorangpun. Aneh! Kenapa ada suara tawa, tapi tidak ada orangnya? Iiih menyeramkan! Aku harus segera pindah dari tempat ini Narator Ketika Putri Candra Kirana hendak meninggalkan tempat itu, tiba-tiba seorang nenek muncul dan berdiri di depannya. Nenek Sihir Hai Putri cantik, mau kemana? Candra Kirana Hai, Nek! Kamu siapa dan kenapa menghalangi jalanku? Nenek Sihir Aku si Nenek penyihir! Aku diperintahkan oleh Putri Galuh untuk menyihirmu menjadi keong emas, karena kamu telah menyakiti hatinya. Kamu telah merebut Raden Inu Kertapati darinya Candra Kirana Ampun, Nek! Jangan sihir aku! Narator Tanpa ampun lagi, Nenek Sihir itu menyihir Putri Candra Kirana menjadi seekor keong emas. Nenek Sihir Hi...... hiiii.....hiiiiii sekarang kau sudah berubah jadi keong emas, putri. Putri, sihir ini akan hilang jika kamu bertemu dengan tunanganmu. Nah, sekarang putri akan aku buang ke tengah laut supaya kau bisa bermain dengan keong-keong di laut Hi.... hii.... hiiiii Narator Sejak itu, Putri Candra Kirana hidup di laut sebagai seekor keong bersama keong lainnya. Suatu hari, ketika sedang mencari makan di antara batu karang di tepi laut, ia tersangkut pada jaring seorang nenek nelayan tua yang sedang menjaring ikan. Adegan 4 Nenek Nelayan Waaah, indah sekali warna keong ini! Baru kali ini aku melihat keong berwarna kuning keemasan. Hai keong cantik, kamu ku bawa pulang ya. Akan kupelihara kau. Dan akan kusimpan di tempayan. Narator Keesokan harinya, nenek nelayan kembali ke laut mencari ikan. Nenek Nelayan Keong cantik, nenek ke laut dulu ya mencari ikan. Narator Pergilah nenek nelayan ke laut. Setelah hari menjelang siang, ia belum juga mendapatkan seekor ikan pun. Akhirnya, ia memutuskan pulang ke pondoknya karena perutnya terasa sangat lapar. Betapa terkejutnya ia ketika tiba di pondoknya. Ia mendapati berbagai jenis makanan lezat lengkap dengan buah-buahannya telah tersedia di atas meja dapurnya. Adegan 5 Nenek Nelayan Hai, siapa yang menghindangkan makanan lezat ini? Tak apalah aku dah lapar sekali. Aku ingin segera menyantapnya. Wuaah sampai bersih makanannya tak ada sisa sedikitpun Narator Keesokan harinya, kejadian aneh itu terjadi lagi. Begitu pula pada hari-hari berikutnya, ia mengalami peristiwa yang sama. Kejadian aneh itu membuat nenek nelayan penasaran ingin mengetahui siapa pelakunya. Suatu hari, Nenek nelayan sengaja kembali dari laut lebih cepat dari pada biasanya. Dengan sangat hati-hati, ia mengintip ke dalam pondoknya melalui sebuah lubang kecil. Alangkah terkejutnya ia ketika melihat kebulan asap keluar dari tempayannya. Adegan 6 Nenek Nelayan Haaahh? Kenapa bisa dari dalam tempayan itu keluar asap? Dan.... sambil berkedipHaaahhh? Ada putri yang cantik dari kebulan asap itu dan langsung memasak. Sungguh ajaib! Aku jadi penasaran. Aku harus tanya putri itu, Hai, Putri Cantik! Siapa gerangan kamu dan dari mana asalmu? Candra Kirana Maaf Nek, jika kehadiranku mengusik ketenangan Nenek! Namaku Putri Candra Kirana, putri dari Kerajaan Daha yang disihir menjadi keong emas oleh seorang nenek, suruhan saudaraku. Nenek Nelayan Ampun, Tuan Putri! Jika nenek boleh tahu, kenapa saudaramu menyuruh nenek itu menyihirmu? Candra Kirana Saudaraku Putri Galuh iri padaku, Nek. Dia ingin merebut tunanganku, Nek. Terus dia menyuruh tukang sihir untuk menyihirku menjadi keong emas seperti ini dan akhirnya aku bertemu dengan nenek sampai ke gubug nenek ini. Dan kata si tukang sihir itu, sihir ini akan hilang jika aku bertemu dengan tunanganku. Narator Seketika itu Candra Kirana masuk lagi ke dalam Tempayan. Nenek tertegun mendengar cerita Candra Kirana Sementara itu, Pangeran Inu Kertapati menyamar menjadi rakyat biasa. Ia pergi ke desa-desa untuk mencari kekasihnya, Candra Kirana. Nenek sihir mengetahuinya, maka ia merubah dirinya menjadi burung gagak hitam yang bisa bicara. Adegan 7 Nenek Sihir/Burung Gagak Hai, pangeran. Hendak kemana sampai memasuki desa ini? Pangeran Inu Kertapati Hai, burung gagak. Kau pasti gagak sakti bisa bicara seperti manusia. Aku ingin mencari Candra Kirana. Apakah kau bisa memberi petunjuk dimana dia berada? Nenek Sihir/Burung Gagak Tentu aku tahu keberadaan Putri Candra Kirana. Pangeran ikuti jalan ini nanti akan ketemu dengan Putri Candra Kirana Pangeran Inu Kertapati Oh iya, ya. Aku ikuti petunjukmu. Terimakasih, gagak yang baik. Narator Pangeran mengira ia gagak sakti. Padahal dia adalah jelmaan nenek sihir yang sengaja menunjukkan tempat yang salah supaya Pangeran Inu Kertapati tidak bertemu dengan Candra Kirana. Di tengah jalan, Pangeran bertemu kakek tua yang kelaparan. Pangeran Inu Kertapati Kakek tua itu, kasihan sekali. Seperti lemas sekali badannya. Kek, kakek sudah makan belum? Kakek sakti Belum, nak. Hari ini kakek belum mendapatkan makanan. Pangeran Inu Kertapati Kasihan sekali kakek ini. Kek, ini bekal saya buat makan kakek. Kakek sakti Terimakasih anak muda. Lalu, anak sendiri mau kemana? Pangeran Inu Kertapati Aku mencari putri Candra Kirana, Kek. Sampai sekarang belum kutemukan juga. Untung ada burung gagak ini yang akan menunjukkan tempat dimana Candra Kirana berada sekarang. Kakek sakti Anak muda, lihatlah.... Narator Kakek tua tiba-tiba memukul gagak hitam dengan tongkatnya. Gagak itupun berubah menjadi asap, Pangeran Inu Kertapati terkejut melihatnya Kakek sakti Ketahuilah, Nak. Burung gagak itu bukan mau menunjukkan tempat dimana Candra Kirana berada. Tapi dia justru akan menyesatkanmu. Dia sebenarnya adalah jelmaan nenek sihir. Putri Candra Kirana yang pangeran cari sebenarnya ada di desa Dadapan. Pangeran Inu Kertapati Desa Dadapan? Kakek Sakti Betul, pangeran. Segera carilah desa itu. Kau akan menemukan yang kau cari Pangeran Inu Kertapati Iya, kek. Terimakasih, kek. Narator Setelah menunjukkan pada Pangeran Inu Kertapati dimana Candra Kirana berada, kakek itu segera berlalu dari hadapan pangeran. Pangeranpun segera menuju ke desa dadapan. Di perjalanan, dia kehausan Adegan 8 Pangeran Inu Kertapati Haaahhh, aku capek dan haus sekali. Bekalku pun juga sudah habis. Eh! Itu ada gubug. Aku mampir ke gubug itu dulu barangkali penghuni gubug itu bersedia memberiku minum. Permisi? Ada orangkah di dalam? Narator Sesaat kemudian, pintu gubug terbuka dan.... Candra Kirana Pangeran Inu Kertapati? Pangeran Inu Kertapati Diajeng Candra Kirana? Ternyata kau berada di sini. Dinda, aku sudah lama mencari-carimu. Syukurlah!, kita bertemu kembali disini. Tapi kenapa dinda Candra Kirana bisa berada disini? Narator Dengan pertemuan itu, maka hilanglah sihir Candra Kirana. Dan Candra Kirana menceritakan semua yang terjadi pada putri Candra Kirana, dan tak lama kemudian nenek nelayan pulang dari mencari ikan, Nenek Nelayan Haaahh? Di gubugku ada seorang pangeran dan seorang putri yang cantik. Siapa mereka? Narator Sementara, nenek nelayan sedang melamun Candra Kirana langsung menarik tangan nenek nelayan Candra Kirana Nenek, ini Pangeran Inu Kertapati tunanganku nek. Nenek nelayan Oooh benarkah? Syukurlah kalian telah dipertemukan kembali di gubugku. Pangeran Inu Kertapati Iya, nek. Saya pangeran Inu Kertapati tunangan putri Candra Kirana. Kedatangan saya kesini ingin mengajak Putri Candra Kirana kembali istana. Dan nenek harus ikut kami ke istana Narator Akhirnya Pangeran Inu Kertapati dan Candra Kirana kembali ke istana dan memboyong nenek nelayan yang tinggal di desa dadapan itu. Pangeran melaporkan perbuatan Galuh Ajeng ke raja Kertamarta. Maka Galuh Ajeng diberi hukuman yang setimpal. Karena merasa takut, Galuh Ajeng lari ke hutan dan terperosok ke dalam jurang dan akhirnya meninggal. Candra Kirana dan Raden Inu Kertapati kemudian dinikahkan dan mereka hidup bahagia. Saat ini anda sudah membaca tentang Contoh Naskah Drama cerita rakyat 5 orang yang kami berikan diatas, semoga bisa menjadi info bermanfaat ya, dan jangan lupa baca selengkapnya disini untuk Kumpulan Naskah Drama yang lainnya juga.

drama cerita rakyat 5 orang